Blog

Tahap investigasi sistem dan studi awal

Tahap Investigasi sistem

Latar Belakang Investigasi Sistem

Investigasi adalah Upaya penelitian, penyelidikan, pengusutan, pencarian, pemeriksaanan, pengumpulan data, informasi, dan temuan lainnya untuk mengetahui/membuktikan kebenaran atau bahkan kesalahan sebuah fakta yang kemudian menyajikan kesimpulan atas rangkaian temuan dan susunan kejadian.

 

Sedangkan sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.

Maksud dari investigasi yang di lakukan adalah menganalisis sistem informasi agar kebutuhan dari permintaan awal diproses dan personel yang menangani permintaan tersebut dapat membuat rekomendasi awal tentang tindak lanjutnya.

Tujuan TAHAP INVESTIGASI:
Melihat dan mengevaluasi permintaan suatu pembangunan atau pengembangan sistem informasi (BANGSISFO).

Kegiatan pada tahap investigasi sistem :

Aktivitas yang harus dilakukan pada tahap investigasi dalam proses BANGSISFO adalah :
1. STUDI AWAL (initial investigation)
2. STUDI KELAYAKAN (feasibility study)

Kesimpulan TAHAP INVESTIGASI.
1. Melanjutkan usaha pembangunan atau pengembangan sistem informasi kepada tahap berikutnya dari daur hidup sistem
2. Menyempurnakan sistem yang sedang berjalan melalui suatu proyek pembangunan atau pengembangan sistem informasi (BANGSISFO)

Contoh kasus

         (Sistem informasi rawat jalan klinik  ABC)

»Identifikasi masalah

permasalahan yang terjadi di klinik ABC adalah sebagai berikut:

1.Sistem yang berjalan di klinik tersebut masih berjalan manual

2.Sistem yang dijalankan belum sepenuhnya membantu pekerjaan

3.Penyediaan data yang banyak menyebabkan overload data dan informasi kurang

 

Studi Awal(initial investigation)

Tujuan STUDI AWAL
Untuk menentukan apakah permintaan BANGSISFO itu benar dan dapat dikerjakan dan dikembangkan untuk lebih baik lagi.

Di dalam studi awal terdapat beberapa macam yaitu teknik investigasi dan taktik investigasi.

Teknik Investigasi terbagi menjadi dua yaitu investigasi langsung dan tidak langsung.

Terdapat tiga teknik investigasi langsung yaitu:

1.Kuesioner (questionnaires).

Teknik ini sangat tepat, apabila dalam investigasi memiliki kendala

waktu dan biaya. Meskipun mendapatkannya dari responde melalui blangko

isian. Adapun hal-hal dalam kuesioner kondisi akan penjelasannya akan

berbeda apabila dilakukan tatap muka langsung (face to face interview).

  1. Tanya jawab (interview).

Kegiatan ini membutuhkan waktu dan keahlian khusus. Tidak semua orang

dapat melakukan tanya jawab dengan sukses. Interview dapat digunakan

untuk pertanyaan yang berurutan secara mendalam disamping lebih fleksibel

sesuai dengan kondisi lapangan. Kendala yang dihadapi adalah waktu dan

keahlian khusus.

  1. Pengamatan (observation).

Merupakan internal probe yang kuat (a powerful internal probe).Duduk bersama dengan pemakai sistem  dengan melakukan pengamatan  dengan pertanyaan yang lebih spesifik. Mengapa anda melakukan kegiatan ini? atau dimana dokumen ini akan dipindahkan?. Setiap pertanyaan mungkin akan dapat menunjukkan pemecahan masalah misterius.

Teknik investigasi secara tidak langsung yaitu :

1.Aliran prosedur (procedure flow).

Prosedure operasional merupakan sarana (vehicles) bagi pegawai baru

mengerti pekerjaannya dan pengalaman karyawan untuk menangani masalah.

  1. Mempelajari dokumen (document review).

Adalah dengan mendapatkan dan mengumpulkan dokumen-dokumen penting.

 

  1. Sampel (sampling).

Dengan cara merekam bukti pembayaran atau kegiatan agar dapat di evaluasi dan menemukan solusi agar menjadi lebih baik lagi

  1. Tabular (Tabular tools)

Disebut juga matrix, yaitu daftar cek (checklists) untuk menemukan  perselisihan(discrepancies) dalam alur transaksi.

Taktik Investigasi yaitu :

1.Dengarkan, jangan men-gurui

2.Jangan memberikan pemecahan awal terhadap masalah

3.Membandingkan cerita

4.Perhatikan keengganan tanggapan

5.Memerlukan kerja keras.

Kesimpulan  STUDI AWAL
1. Permintaan awal BANGSISFO telah diproses dan personil yang menangani permintaan tersebut dapat membuat rekomendasi awal tentang kemungkinan tindak lanjut berikutnya.
2. Pernyataan ringkas dari tujuan yang mendasari permintaan BANGSISFO serta kebutuhan dari sistem baru untuk pencapaian sasaran yang diproyeksikan.
3. Bentuk-bentuk OUTPUT yang dikehendaki serta sumber data input yang digunakan
4. Prosedur sistem yang berjalan, yang berhubungan dengan sistem baru yang akan digunakan

Contoh kasus

             (Sistem informasi sekolah cipta karya)

»Identifikasi masalah

permasalahan yang terjadi di sekolah cipta karya adalah sebagai berikut:

1.Sistem yang berjalan di sekolah tersebut masih berjalan manual

2.Sistem yang dijalankan belum sepenuhnya membantu pekerjaan

3.Penyediaan data yang banyak menyebabkan overload data dan informasi kurang

 

Sistem informasi penjualan DVD

Semakin berkembangnya kegiatan ekonomi pada saat ini memicu kegiatan ekonomi di semua bidang. Di antara kegiatan ekonomi tersebut adalah kegiatan bisnis di bidang penjualan kaset DVD, sehingga pada saat ini banyak muncul usaha yang bergerak di bidang penjualan kaset DVD. Sistem informasi berbasis komputer telah banyak diaplikasikan dalam berbagai kehidupan. Pemanfaatan sistem informasi berbasis komputer dapat membantu proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan mudah.

Tetapi dari sekian banyak toko DVD yang ada, kebanyakan semua sistem manajemennya masih dilakukan secara manual, sehingga masih sering terjadi kesalahan maupun kehilangan data-data secara tidak sengaja yang mengakibatkan konsumen maupun pemilik toko mengalami kerugian. Hal ini dapat diatasi dengan pemanfaatan sistem informasi berbasis komputer.

Sistem ini dikelola oleh 1 admin. Sedangkan entitas lain yang ada dalam sistem adalah kasir, manager cabang.

Disini akan dijelaskan mengenai beberapa hal yang penting pada Sistem Informasi Penjualan DVD agar sistem ini dapat berjalan dengan baik.

1.   Integritas Data

Integritas data adalah jaminan konsistensi data terhadap semua status konstrain yang diberlakukan terhadap data tersebut, sehingga memberikan jaminan keabsahan data itu sendiri. Integritas data sangat erat kaitannya dengan keamanan keberadaan data, dimana dapat terjadi secara institusional atau asidental.

Entitas aktor disini masing-masing mempunyai unique key untuk membedakan ketika mereka login, dan hak masing-masing. Setelah proses login, pada tiap Home terdapat syarat untuk mengecek unique key, sehingga tidak terjadi peretasan login.

Pada admin, terdapat menu untuk memasukan, merubah dan menghapus data DVD, mengelola data manager dan data kasir. Karena admin bertugas untuk mengontrol keluar masuknya DVD, memasukan dan merubah data DVD, memasukan data kasir dan membuat laporan penjualan untuk dilihat oleh manager cabang. Pada kasir, hanya terdapat menu untuk mencari DVD dan melakukan transaksi saja sedangkan manager hanya bisa melihat laporan penjualan dalam rentang waktu tertentu.

2.   Transaksi Data

Transaksi adalah satu atau beberapa aksi yang dilakukan oleh program yang bertujuan untuk mengakses atau mengubah data yang ada dalam database. Transaksi yang berlangsung tersebut, hanya mengenal dua hasil, yaitu berhasil secara keseluruhan, atau gagal sama sekali. Transaksi tersebut berarti tidak boleh berhasil setengah-setengah, harus berhasil secara keseluruhan.

Tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk mencegah database dari kehilangan atau kerusakan data. Transaksi adalah konsep fundamental dari system database. Inti dari transaksi adalah membundel operasi kedalam sebuah atau tidak sama sekali operasi.

Salah satu contoh proses transaksi adalah ketika admin memasukan DVD yang baru dibeli dari distributor. Admin memasukan data-data seperti judul, genre, tahun terbit, lalu admin melakukan commit. Maka ketika kasir ingin mencari data DVD berdasarkan judul, genre atau tahun terbitnya, baru akan muncul.

3.   Keamanan Data

Keamanan merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan. Kemanan pada database harus difokuskan pada 3 faktor penting, yaitu :

  • Faktor Manusia

Kenapa manusia penting, dalam hal ini kita melihat pengalaman-pengalaman dari perusahan besar yang memiliki kebocoran data, dan ternyata kebocoran data itu datangnya dari faktor SDM yang bekerja pada perusahaan tersebut, itulah kenapa faktor manusia sangat penting

  • Faktor Teknologi

Teknologi pada keamanan data merupakan faktor terpenting, dimana teknologi yang mendukung seluruh kegiatan basis data haruslah memiliki keamanan yang ketat serta dapat membagi hak akses dan hak aksi bagi penggunanya

  • Faktor Kebijakan

Kebijakan yang dibuat bisa berupa fisik dan non-fisik, kebijakan fisik dapat dilakukan dengan menempatkan peraturan terhadap orang yang dapat mengakses database, untuk non-fisiknya pada bagian script, disana tidak boleh ada kesalahan minor ataupun major, maka harus diadakan pengetesan pada mesin lain

 

Sumber :

https://aliansyaah.wordpress.com/2013/06/15/studi-kasus-sistem-informasi-penjualan-dvd/

 

E-EDUCATION

edu

Apa itu E-Education(?)
1). pengertian E-Education

E-Education adalah singkatan dari Electronic Education, merupakan sistem pendidikan berbasis media elektronik, seperti radio dan televisi dan sekarang e-education adalah pendidikan yang menggunakan internet sebagai media utamanya.

2). Manfaat E-Education

»Bagi lembaga pendidikan

-Memperpendek jarak.

-Perluasan jaringan mitra kerja. Lembaga pendidikan dapat juga melakukan perluasan jaringan mitra kerja. Secara tradisional sangat sulit bagi sebuah lembaga pendidikan untuk membangun berkomunikasi dengan lembaga atau perusahaan di luar kota atau bahkan di luar negeri. Namun melalui pembuatan situs lembaga maka kontak itu dapat dilakukan secara mudah, cepat dan murah.

-Manfaat lainnya antara lain meningkatkan citra lembaga, meningkatkan layanan pendidikan, menyederhanakan proses, meningkatkan produktivitas,mempermudah akses informasi, mengurangi biaya
transportasi dan meningkatkan fleksibilitas.

»Bagi siswa

-Siswa dapat mengikuti proses pendidikan dengan akurat, cepat, interaktif dan murah.

-Fleksibel. Siswa dapat mengikuti proses pendidikan dari berbagai tempat dengan berbagai kondisi, seperti dari rumah, tempat peristirahatan, warnet atau tempat lainnya. Siswa juga tidak perlu mengkondisikan dirinya untuk berpakaian dan berpenampilan rapi sebagaimana pada pendidikan tradisional.

»Bagi masyarakat umum

-E-Education akan menjadi wahana kompetisi antarlembaga pendidikan yang mengglobal sehingga masyarakat dapat menikmati matrik pendidikan berkualitas standar dengan harga kompetitif.

-Lahirnya era e-education membuka peluang kerja baru dengan pola kerja dan permodalan yang baru. Karena e-education tidak menggantikan sepenuhnya sistem sekolah tradisional, maka setidaknya akan memberikan harapan bagi ketersediaan lapangan kerja baru.

E-COMMERCE

ecomm

Apa Itu E-commerce (?)

1). pengertian e-commerce

berasal dari kata (bahasa Inggris: electronic commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

2). Jenis-jenis e-commerce

1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.

3). Manfaat E-commerce

»untuk perusahaan sebagai sistem transaksi :

a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi
c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.

4). Macam macam website E-commerce di indonesia diantaranya

-Lazada.com

-tokopedia.com

-blibli.com

-bukalapak.com

E-BUSINESS

 

bisnisc 2

Apa itu E-business(?)

  • Pengertian E-Business

Adalah bisnis yang dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas internet dan teknologi komputer. Ebusiness memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel.

  • Konsep e-business :

-Proses bisnis : melakukan bisnis secara elektronik dengan demikian mengganti proses bisnis yang biasanya dilakukan secara fisik.

-Layanan : tool yang memenuhi keingingan pemerintah, perusahaan, pelanggan, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan dengan meningkatkan kualitas layanan pelanggan dan meningkatkan kecepatan pengiriman layanan.

-Belajar : sebagai media belajar untuk melakukan pelatihan dan pendidikan secara online di sekolah, universitas dan organisasi lain termasuk bisnis.

-Komersial (perdagangan)    : menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk, layanan dan informasi pada Internet menggunakan layanan online lainnya.

-Komunikasi : sebagai komunikasi untuk mengirimkan barang, layanan, informasi, pembayaran menggunakan jaringan komputer atau alat elektronik lainnya.

-Komunitas  : suatu tempat berkumpulnya seseorang dengan tujuan untuk belajar, transaksi dan kolaborasi.

  • Tipe-tipe e-business :

-Business-to-business (B2B) : Bisnis yang menjual produk atau menyediakan layanan untuk bisnis lain.contoh website :Alibaba.com

-Business-to-consumer (B2C) : Bisnis yang menjual produk atau menyediakan layanan untuk konsumen.contoh perusahaan: apple,nokia,samsung

-Consumer-to-consumer (C2C) : Pengguna menjual langsung kepada pengguna lain.contoh website : kaskus,tokobagus

-Business-to-government (B2G) : Pemerintah membeli atau menyediakan barang, layanan atau informasi kepada/dari perusahaan.

-Business-to-employee (B2E) : Informasi dan layanan disediakan untuk pegawai secara online.

-Mobile Commerce (m-commerce) : Transaksi dan aktifitas E-Commerce dilakukan pada lingkungan wireless.

  • Manfaat E-business :
  • Bagi perusahaan

-Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.

-Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.

-Menekan biaya telekomunikasi.

-Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).

-Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.

  • Bagi customer

-Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah, karena konsumen bias berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.

-Memungkinkan pelanggan untuk berpartisipasi dalam lelang virtual.

-Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.

-Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon substansial bagi pelanggan.

  • Bagi masyarakat luas

-Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang.

-Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah, sehingga bias terjangkau oleh orang yang kurang mampu.

-Memfasilitasi penyampaian jasa publik, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi layanan social pemerintah secara lebih murah dan/atau berkualitas.

Konsep dan Fungsi Bisnis

bisnis

1)Konsep dasar bisnis

  • Bisnis berasal dari kata bussines – busy – sibuk.
  • “sibuk mengerjakan aktifitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan”
  • “suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya”
  • Konteks : individu,komunitas atau masyarakat.

2)Pengertian dan fungsi bisnis

  • Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
  • Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert].

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa

  • Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai(create value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendapatkan keuntungan melalui transaksi.

 

 Fungsi bisnis ada dua yaitu dapat dilihat dari kepentingan mikroekonomi dan makroekonomi :

  • Fungsi mikro ekonomi:

Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung misalnya

– Pekerja / karyawan

– Dewan komisaris = memantau kegiatan dan mengawasi manajemen dan memastikan pekerjaan akan berjalan mencapai tujuan.

– Pemegang saham = memiliki kepentingan dan tanggung jawab terhadap perusahaan.

 

 

3)Elemen dan sistem bisnis

  • Modal(capital)

Sejumlah uang yang digunakan untuk menjalankan bisnis

  • Bahan-bahan(material)

Faktor produksi yang diperlukan dalam menjalankan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.

  • Sumber daya manusia
  • Keterampilan manajemen

 

Menurut Robert T. Kiyosaki,

  • “ ada empat kuadran dimana orang bisa menghasilkan uang “:
  1. Pekerja/Employee (E)
    Profesi/Self-employed (S)
    3. Bisnis (B)
    4. Investasi (I)

 

4)Macam-macam bisnis

  • Business income

Adalah suatu bisnis yang dihasilkan dari kuadran Bisnis tentunya.
Ada tiga macam bisnis yg bisa dilakukan, yaitu : Bisnis tradisional, franchise, dan networking (jaringan)

  • Portofolio income

Adalah suatu bisnis yang dihasilkandihasilkan dari kuadran Investasi.
Income ini umunya dihasilkan dari paper assets. Paper assets itu sendiri menurut penulis terdiri dari : Saham, Obligasi, Reksadana, Bursa Berjangka, dan Option.

  • Passive Income,

Adalah suatu bisnis yang bisa dihasilkan dari kuadran Investasi atau Bisnis.
Passive income ini umumnya dihasilkan dari Real Estate. Perlu diketahui bahwa usaha Real Estate bisa termasuk B
isnis maupun Investasi, tergantung “bagaimana” kita menghasilkan uang dari Real Estate tersebut.

Konsep Basis Data(Database)

1).Pengertian Basis data

Basis data adalah kumpulan dari file yang terletak di tabel yang mempunyai kaitan antara satu tabel dengan tabel lainnya sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.

Menurut “Siberschatz, dkk.; (2002)” mendefinisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan. System manajemen basisdata (DBMS) adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama system manajemen basisdata adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi basisdata secara mudah dan efisien” ,misalnya basis data sebuah perusahaan mungkin berisi informasi sebagai berikut :contoh basis data

2). Manfaat Basis Data :

-Keakuratan (Acuracy)

Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.

-Terpeliharanya keselarasan data (Consitant)

Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan

-Keamanan (Security)

Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang mengaksesnya.

-Ketersediaan (Availability)

Ketersediaan berarti bahwa data atau informasi hasil olahaan tersedia kapan pun dibutuhkan. Hal ini menjadikan basis data sebagai informasi siap pakai yang menjamin bahwa informasi tersebut bisa diakses kapanpun tanpa delay yang berarti.

-Efisien ruang penyimpanan (Space

Dengan pemakain bersama, kita tidak perlu menyediakan tempat penyimpanan di berbagai tempat, tetapi cukup satu saja sehingga ini akan menghemat ruang penyimpanan data yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Dengan teknik perancangan basis data yang benar, kita akan menyederhanakan penyimpanan sehingga tidak semua data harus disimpan.

Kebebasan data (Data Independence)

Jika sebuah program telah selesai dibuat, dan ternyata ada perubahan isi/struktur data. Maka dengan basis data, perubahan ini hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya

-Dapat diterapkan standarisasi (standardization)

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.

•Manfaat Basis Data secara Khusus

Manfaat basis data secara khusus adalah sebagai berikut :

1. Dinas Pemerintahan

Basis data sangat membantu dalam pengelolaan data dinas pemerintahan dimana data dan informasi pengelolaan aplikasi web dinas tersimpan di basis data. Sebut saja beberapa aplikasi on-line pemerintahan seperti BPJS, SIM Online, Sensus Penduduk, dan masih banyak lagi. Dengan adanya basis data, pengelolaan data administrasi yang dibutuhkan tentu menjadi semakin mudah, cepat, dan efisien.

2. Perpustakaan

Dalam lingkup perpustakaan, tentu basis data banyak membantu dengan memberi kemudahan dalam pengakses informasi data buku dan mempercepat proses peminjaman buku. Saat ada peminjaman buku Kita cukup mengetikkan ID mahasiswa atau judul buku, maka riwayat peminjaman buku dan detail buku pun akan langsung muncul dilayar.

3. Sistem Apoteker

Selain sistem perpustakaan, sistem apoteker juga banyak dibantu dalam hal pengelolaa data pasien dan sistem stock obat, stock obat dapat dikontrol dengan rutin secara mudah melalui aplikasi yang menggunakan basis data sistem apoteker. Dan juga pembuatan resep obat dan pembuatan slip reset obat dimudahkan dengan fitur Reporting pada basis data.

 

•Kekurangan Sistem Basis Data antara lain :

1. Lebih Mahal 

Sistem basis data membutuhkan sumber daya yang tinggi, terlebih untuk melakukan perawatan secara berkala.

2. Proses back up cukup memakan waktu.

Sistem basis data mencakup banyak file, sehingga jika dilakukan back up akan menghabiskan waktu.
 

3. Bila terjadi gangguan akses, kerusakan dapat terjadi.

Kesalahan dalam mengakses bisa menyebabkan berbagai masalah, terutama oleh sembarang pengguna.

4. Sistem lebih rumit, sehingga memerlukan tenaga spesial.

Sistem basis data sangat kompleks, tidak sembarang orang bisa menanganinya. Terutama dengan berbagai macam resiko, sehingga hanya orang ahli yang hanya bisa menanganinya.

3).Contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis

  • Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan
  • Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadualan
  • Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni
  • Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan
  • Pabrik : Pengelolaan data produksi, persediaan barang, pemesanan, agen
  • Kepegawaian: Pengelolaan data karyawan, gaji, pajak
  • Telekomunikasi : Pengelolaan data tagihan, jumlah pulsa

4).Komponen-komponen Sistem Basis Data

Dalam Sistem Basis data memiliki beberapa komponen yaitu:

√ Perangkat Keras  (Hardware)

Hasil gambar untuk harddisk

perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah memori sekunder hardisk.

√ Sistem Operasi (Operating System)Hasil gambar untuk sistem operasi

Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.

√ Basis data (Database)Hasil gambar untuk database

Sebuah basis data (Database) dapat memiliki beberapa tabel yang memiliki relasi satu dengan yang lainnya. Setiap tabel memiliki atribut

√ Sistem Pengelolaan Basis Data (Data Base Management System)

Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.

√ Pemakai (User)

Hasil gambar untuk user

Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman.

 

5). Profesi Pengguna Basis Data

√ System Engineer

Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual

√ Database Administrator (DBA)

Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.

          Tugas DBA

  • Mengontrol DBMS dan software-software
  • Memonitor siapa yang mengakses basis data
  • Mengatur pemakaian basis data
  • Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency

         Program Utilitas yang digunakan oleh DBA

  • Loading Routines, Membangun versi utama dari basis data
  • Reorganization Routines, Mengatur / mengorganisasikan kembali basis data
  • Journaling Routines, Mencatat semua operasi pemakaian basis data
  • Recovery Routines, Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan
  • Statistical Analysis Routines, Membantu memonitor kehandalan sistem

√ Pemakai (User)

Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :

√ Programmer aplikasi

Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)

√ Pemakai Mahir (Casual User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS

√ Pemakai Umum (End User/Naïve User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya

√ Pemakai Khusus (Specialized/Sophisticated User)

Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.

 

 

 

Computer Based Information System (CBIS)

1) pengertian CBIS

Computer Based Information System (CBIS) atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan. Istilah-istilah yang terkait dengan CBIS adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.

berikut penjelasannya :

Data                                                                                                                                              Berikut adalah tiga pengertian Data dari sudut pandang yang berbeda-beda:

*    Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
*    Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut: “Business data is an organization’s description of things (resources) and events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian(transactions) yang terjadi.
*    Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
Jadi data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
Informasi
Informasi menurut GORDON B. DAVIS adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Sistem

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.           

Sistem informasi     

Sistem informasi Menurut GORDON B. DAVIS merupakan suatu sistem yang menerima input atau masukan data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.       

    

Basis Komputer

Sistem informasi berbasis komputer merupakan suatu sistem pengolahan data menjadi informasi yang berkualitas dan digunakan senbagai alat bantu dalam pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.          

 

2) Sub Sistem dari CBIS yaitu :   

1. Sistem Informasi Akuntansi

2. Sistem Informasi Manajemen

3. Sistem Pendukung Keputusan

4. Automasi Kantor (Virtual Office)

5. Sistem Pakar

dibawah ini merupakan penjelasan dari masing-masing sub sistem diatas:

1.Sistem Informasi Akutansi (Accountant Information System)

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sistem informasi berbasis komputerisasi yang mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.

2.Sistem Informasi Management (Management Information System)

Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem informasi yang digunakan oleh organisasi untuk mengelola semua transaksi yang mendukung fungsi manajemen, dan dapat berguna untuk pengambilan keputusan. Atau sistem informasi manajemen yaitu sistem informasi yang menghasilkan Output dengan masukan Input dan berbagai proses lainnya yang hasilnya dibutuhkan untuk tujuan tertentu dalam kegiatan manajemen.

3.Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)

Sistem Pendukung Keputusan adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah yang bersifat semi terstruktur atau tidak terstruktur.

Keputusan terbagi menjadi:

– Keputusan terprogram, bersifat berulang dan rutin.

– Keputusan tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.

Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan, yaitu:

– Kegiatan Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.

– Kegiatan Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin.

– Kegiatan Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.

– Kegiatan Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.

4.Automasi Kantor (Virtual Office)

Automasi kantor atau Virtual Office adalah sebuah “ruang kerja” yang berlokasi di dunia internet, di mana seorang individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan untuk melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki “fisik” lokasi usaha.pengguna automasi kantor ada 4 yaitu:

• Manajer, yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.
• Profesional, tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.
• Sekretaris, ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
• Pegawai Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.

manfaat virtual office yaitu:

• Menghindari Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban kerja,

• Pemecahan Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer.

• Pelengkap, OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan memberikan sinergi yang menguntungkan.

5.Sistem Pakar

Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar.

3) Fungsi dari CBIS yaitu :

 

  • Menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya
  • Menambah penghasilan (dalam perusahan berbasis ekonomi)
  • Menghemat waktu (time saving), biaya (cost saving) dan tenaga
  • Peningkatan efektivitas, pengembangan teknologi, dan pengembangan personel
  • Meningkatkan kreativitas dan ke efektivitas

4) Berikut gambar dari alur CBIS:

Hasil gambar untuk gambar Cbis