Blog

Belajar Pointer dan Macro

Definisi Pointer

Pointer adalah sebuah variable yang berisi alamat dari variable lain. Suatu pointer dimaksudkan untuk menunjukan ke suatu alamat dari suatu variable dapat diketahui dengan mudah.

Operator pointer

Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh C++ :

1.Operator Dereference(&)

2.Operator Reference(*)

Operator Dereference

Operator ini biasa disebut dengan “address of” atau operator alamat. Dengan menggunakan operator dereference ini ,suatu variable akan menghasilkan alamat lokasi memory.

gampang.png

Latihan Operator dereference

Source codenya :

//—————-//

//Penggunaan Pointer Dereference//

//—————-//

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

using namespace std;

main()

{

int ilham, amir,*raka;

ilham = 75;

amir = ilham;

raka = &ilham;

cout<<” Nilai ilham = ” <<ilham<<endl;

cout<<” Nilai amir = ” <<amir<<endl;

cout<<” Nilai raka = ” <<raka<<endl;

getch();

}

outputnya :

dereference.png

Operator Reference

Operator ini biasa disebut dengan “value pointed by”. Dengan menggunakan operator reference ini,menghasilkan nilai yang berada pada suatu alamat memory.

variab.png

Latihan operator reference

Source codenya :

//—————-//

//Penggunaan Pointer reference//

//—————-//

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

using namespace std;

main()

{

int ilham, *raka,rafli;

ilham = 75;

raka = &ilham;

rafli = *raka;

cout<<” Nilai ilham = ” <<ilham<<endl;

cout<<” Nilai raka = ” <<raka<<endl;

cout<<” Nilai rafli = ” <<rafli<<endl;

getch();

}

outputnya :

refere.png

Definisi Macro

Preprocessor directive atau macro adalah suatu perintah yang termasuk kedalam program ,tetapi bukanlah instruksi dari program itu sendiri,tetapi untuk preprocessor.

Berikut beberapa penggunaan macro :

-Define

-if dan end if

Latihan Define

Source codenya :

/*—————-*/

/*Program Penggunaan #define1*/

/*—————-*/

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

#define Pl 3.141592

#define L(n)Pl*n*n

using namespace std;

main()

{

(“cls”);

cout<<“Luas Lingkaran dengan : “<<endl;

cout<<“Jari-jari = 5 adalah “<<L(5)<<endl;

cout<<“Jari-jari = 10 adalah “<<L(10)<<endl;

getche();

}

outputnya :

define.png

Latihan if dan end if

Source codenya :

/******************

Penggunaan #if – #endif

******************/

#include <conio.h>

#include <stdio.h>

#define N 4

 

using namespace std;

 

main()

{

#if N > 0

printf(“lebih besar dari nol”);

#endif // N

getch();

}

outputnya :

iyain.png

Pembuatan File Header

File header adalah suatu file dengan akhiran (.h),file ini sebenernya berisikan deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Selain file-file header standart yang disediakan oleh C++ ,kita dapat juga membuat file header sendiri,dengan cara yang sama  seperti membuat file editor. Yang harus diperhatikan pada saat menyimpan file header yang telah dibuat harus digunakan akhiran (.h).

 

sekian ilmu yang saya tahu,terima kasih:-)

Belajar Fungsi String

Fungsi gets dan puts

  • Fungsi gets digunakan untuk membaca data berupa string dari keyboard.
  • Fungsi puts digunakan untuk menampilkan suatu string ke layar (monitor).

Contoh program :

#include <stdio.h>

 

using namespace std;

 

int main()

{

char string [80];

printf(“masukan sebuah string:”);gets(string);

puts(string);

 

}

outputnya:

pertemuan 6

Fungsi Strlen

Fungsi strlen digunakan untuk mengetahui panjang suatu string.

contoh program :

#include <stdio.h>

#include <string.h>

 

using namespace std;

 

int main()

{

char string [80];

int panjang;

printf(“masukan string:”);gets(string);

panjang=strlen(string);

printf(“panjang string adalah %i karakter\n”,panjang);

return 0;

}

outputnya :

strln

Fungsi strcpy dan strncpy

-strcpy berfungsi untuk menyalin isi suatu string ke string yang lain.

-strncpy berfungsi untuk menyalin isi suatu string ke string yang lain sebanyak n karakter.

Fungsi strcat dan strncat

– strcat berfungsi untuk menggabungkan 2 buah string.

– strncat berfungsi untuk  menggabungkan 2 buah string sebanyak n karakter.

Fungsi strlwr dan strupr

-strlwr berfungsi untuk mengubah isi string menjadi huruf kecil.

-strupr berfungsi untuk mengubah isi string menjadi huruf capital.

Fungsi strrev

-Strrev berfungsi untuk membalikan urutan string(reverse).

Fungsi strset dan strnset

-strset berfungsi untuk mengganti isi suatu string dengan suatu karakter tertentu.

-strnset berfungsi untuk mengganti isi suatu string dengan suatu karakter tertentu sebanyak n sebuah data.

Tugas Pertemuan 6

1.Source codenya :

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <string.h>

 

using namespace std;

 

main()

{

char str1[80]=”Saya Belajar Turbo C”;

printf(“Normal   :%s\n”,str1);

strupr(str1);

printf(“UpperCase   :%s\n”,str1);

strlwr(str1);

printf(“LowerCase   :%s\n”,str1);

getch();

return 0;

}

outputnya :

per 6.png

2.Source codenya :

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <string.h>

 

using namespace std;

 

main()

{

char str1[80]=”Saya Belajar Turbo C”;

printf(“Normal   :%s\n”,str1);

strrev(str1);

printf(“Reverse   :%s\n”,str1);

getch();

return 0;

}

outpunya :

gc.png

3.Source codenya :

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <string.h>

 

using namespace std;

 

main()

{

char str1[21]=”Saya Belajar Turbo C”;

strnset(str1,’A’,12);

printf(“Setelah strnset 12   :%s\n”,str1);

strset(str1,’x’);

printf(“Setelah strset   :%s\n”,str1);

getch();

return 0;

}

outputnya :

zzzz.png

program Array dan contoh penerapannya

tugas pertemuan 9

1). menampilkan nama bulan

scriptnya :

#include <iostream>

#include <conio.h>

#include <iomanip>

#include <string>

 

using namespace std;

 

int main()

{

string A[4][3]={“Januari”,”Februari”,”Maret”,”April”,”Mei”,”Juni”,”Juli”,”Agustus”,”September”,”October”,”November”,”Desember”};

int i,j;

 

cout<<”   Program nama bulan”<<endl;

cout<<”       Tahun 2018   “<<endl;

cout<<“======================”<<endl;

for(i=0; i<4; i++)

{

for(j=0; j<3; j++)

{

cout<<setiosflags (ios::left)<<setw(10)<<A[i][j];

}

cout<<endl;

}

return 0;

}

outputnya :

ganti.png

2).membuat program penjualan sederhana

scriptnya :

/**< penjualan array dimensi 2 */
#include <iostream>
#include <iomanip>
#include <conio.h>

using namespace std;

int main()
{

int i,j;
int data_jual [4][4];
string nama_barang;
for(i=1; i<=3; i++)
{
for(j=1; j<=3; j++)
{
cout<< ” Data ke – “<<i<<” “<<j<<endl;
cout<< ” Nama Barang : “;
cin>> nama_barang;
cout<< ” Jumlah penjualan : “;
cin>> data_jual[i][j];
}
}
cout<<endl;
cout<< “hasil penjualan Barang”<<endl;
cout<< “—————————“<<endl;
cout<< “NO 2001 2002 2003″<<endl;
cout<< “—————————“<<endl;
for(i=1; i<=3; i++)
{
cout<< setiosflags(ios :: left)<<setw(3)<<i;
for(j=1; j<=3; j++)
{
cout<< setiosflags(ios :: right)<<setw(6);
cout<< data_jual [i][j];
cout<< ” “;
}
cout<<endl;
}
cout<< ” ————————– “<<endl;
getch();
return 0;
}

outputnya :

itu.png

 

sekian informasi dari saya terimakasih:-)

 

 

Formatif pra UTS semester 2

soal tipe 7

scriptnya :

#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std;

int main()
{
string n_pasien,n_kemasan,kode_kemasan;
int jml_beli,harga,ttl_bayar,uang_bayar,uang_kembali;
cout<<“——–APOTIK TIFFANY—–“<<endl;
cout<<“nama pasien : “;
cin>>n_pasien;
cout<<“kode kemasan : B=Botol | K=Kaplet | T=Tub”<<endl;
cout<<“kode kemasan (b/k/t) : “;
cin>>kode_kemasan;
cout<<“jumlah beli : “;
cin>>jml_beli;
cout<<endl;

if(kode_kemasan == “B” || kode_kemasan == “b”)
{n_kemasan = “Botol”;
harga = 50000;
}
else if(kode_kemasan == “K” || kode_kemasan == “k”)
{
n_kemasan = “Kaplet”;
harga = 25000;
}
else if(kode_kemasan == “T” || kode_kemasan == “t”)
{
n_kemasan = “Tub”;
harga = 40000;
}
ttl_bayar = harga * jml_beli;
cout<<” Uang bayar Rp. “;
cin>>uang_bayar;
uang_kembali=uang_bayar-ttl_bayar;

if(“uang_bayar<uang_kembali”)
{
uang_kembali;
}
cout<<endl;

 

cout<<“——–PENJUALAN APOTIK TIFFANY——— “<<endl;
cout<<” Nama pasien : ” <<n_pasien<<endl;
cout<<” kemasan : ” <<n_kemasan<<endl;
cout<<” harga : ” <<harga<<endl;
cout<<” Total Bayar : ” <<ttl_bayar<<endl;
cout<<” Uang Bayar : ” <<uang_bayar<<endl;
cout<<” Uang Kembali : ” <<uang_kembali<<endl;

 

}

 

berikut tampilan input dan output jika kita running scriptnya :

gg

Belajar Perulangan(looping) dalam bahasa c++ dan penerapannya di code blocks

1).PERNYATAAN WHILE

Pernyataan while merupakan perulangan dengan pengecekan kondisi dilakukan di awal perulanggan

bentuk umum :

while (kondisi)

{

Pernyataan ;

}

LATIHAN 1

inputnya:

cpp.png

outputnya :

jne



2).PERNYATAAN DO-WHILE

Dalam pernyataan do – while akan menjalankan perintah terlebih dahulu, kemudian akan melakukan pengujian di akhir perulangan.

Bentuk Umum :

do

{

pernyataan ;

} while(kondisi);

LATIHAN 2

inputnya :

222

outputnya :

jne



3).PERNYATAAN FOR

Pernyataan for bisa diterjemahkan “ perulangan akan terus dilakukan selama nilai memenuhi syarat perulangan, untuk mejalankan perintah (dalam blok) dengan nilai akan diubah sebanyak perubah nilai”.

Bentuk Umum :

for (inisialisasi ; kondisi ; perubahan)

{

statement;

}

Ket :

Inisialisasi >>  keadaan kondisi awal perulangan

Kondisi >> syarat dari perulangan berhenti, dimana bila bernilai true maka perulangan berhenti

Perubahan >> kontrol yang mengatur perulangan berdasarkan nilai dari variabel kondisi

LATIHAN 3

inputnya :

for

outputnya :

3333

LATIHAN 4

inputnya :

buy.png

output :

fffj.png

referensi :

http://www.gatewan.com/2014/07/mengenal-perulangan-dalam-cpp.htm

– ppt pertemuan 5

 

 

belajar fungsi percabangan dalam bahasa pemrograman C++

Percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara sekian pernyataan yg ada.

dsdds

1)

nested.png

2).

if.png

 

3). pernyataan switch – case

bentuk dari switch – case ini adalah pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah alternatif.

swit.png

langsung saja ke contoh soalnya

dibawah ini adalah soalnya  :

11.png

12.png

berikut adalah script untuk mengerjakan soal tersebut :

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
string nkaryawan;
float pendidikan,jjk,golongan,htetap=300000,tpendidikan;
float tjabatan,hlembur=2500,hl;

cout<<“\tPerhitungan Honor Karyawan Kontrak”<<endl;
cout<<“\tPT. DINGIN DAMAI”<<endl;
cout<<“\t\n\nMasukkan Nama Karyawan =\t”;cin>>nkaryawan;
cout<<“\tGolongan =\t”;
cin>>golongan;
cout<<“\tKode Pendidikan (SMU/D3/S1) “;
cout<<“\n\t\t1.SMU”<<endl;
cout<<“\t\t2.D3″<<endl;
cout<<“\t\t3.S1″<<endl;
cout<<“\tPendidikan =\t”;
cin>>pendidikan;
cout<<“\tJumlah jam kerja =\t”;
cin>>jjk;

 

cout<<“\t\n\nKaryawan yang bernama =\t\t”<<nkaryawan<<endl;
cout<<“\tHonor yang diterima:”;

cout<<“\n\n\tHonor Tetap =\t”<<“Rp. “<<htetap<<endl;

cout<<“\tTunjangan Jabatan =\t”;
if (golongan==1){
tjabatan=htetap*0.05;
}else if (golongan==2){
tjabatan=htetap*0.1;
}else if (golongan==3){
tjabatan=htetap*0.15;
}cout<<“Rp. “<<tjabatan;

cout<<“\n\tTunjangan Pendidikan =\t”;
if (pendidikan ==1){
tpendidikan=htetap*0.025;
}else if (pendidikan==2){
tpendidikan=htetap*0.05;
}else if (pendidikan==3){
tpendidikan=htetap*0.075;
}cout<<“Rp. “<<tpendidikan;

cout<<“\n\tHonor Lembur =\t”;
if (jjk<8){
hlembur=0;
}else if (jjk==8){
hl=hlembur;
}else if (jjk==9){
hl=hlembur*2;
}else if (jjk==10){
hl=hlembur*3;
}else if (jjk==11){
hl=hlembur*4;
}else if (jjk==12){
hl=hlembur*5;
}cout<<“Rp. “<<hl;

{
cout<<“\n \t _______________________+”;
cout<<“\n\n\tHonor Yang Diterima =\t”<<“Rp. “<<htetap+tjabatan+tpendidikan+hl;}

{
cout<<“\n\n\t\tTerimakasih\n”;
}
}

berikut adalah outputnya :

uotput 4.png

 

sumber : materi ppt pertemuan 4

 

ya sekian materi yang telah saya sharing see you next time guys 🙂

Belajar operator dalam bahasa pemrograman C++

Penjelasan Operator merupakan simbol atau karakter yang
biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu
operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan
dan lain-lain. Operator mempunyai sifat sebagai berikut :
– Unary
Sifat Unary pada operator adalah hanya melibatkan
sebuah operand pada suatu operasi aritmatik. Contoh 
-5
– Binary
Sifat Binary pada operator adalah melibatkan dua buah
operand pada suatu operasi aritmatik. Contoh  4 + 8
– Ternary
Sifat Tenary pada operator adalah melibatkan tiga buah
operand pada suatu operasi aritmatik. Contoh  (10 % 3)

Hierarki Operator Aritmatika:

Operator Keterangan
* atau /
Tingkatan operator sama, penggunaannya tergantung letak,
yang didepan didahulukan.
%
Sisa Pembagian
+ atau –
Tingkatan operator sama, penggunaannya tergantung
letak, yang didepan didahulukan

langsung saja ke contoh latihannya

1).pertemuan 3 latihan 1

berikut adalah scriptnya :

pertemuan 3 latihan 1.png

dan berikut ini adalah hasil outputnya :

output latihan 1 pertemuan 3.png

2).pertemuan 3 latihan 2

soal scriptnya :

latihan 2 pert 3.png

dari soal diatas bila dirunning ada kesalahan yaitu kesalahan pertama tidak ada adanya fungsi “using namespace std;” lalu fungsi “iosstream.h” nya diganti dengan menghapus “.h” menjadi “iostream” dan kesalahan kedua pada fungsi “void” karena tidak sesuai dengan variabel yg ingin di deklarasikan maka dari itu ganti dengan fungsi “int”.

berikut script yg benarnya :

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
int m=5,n=7;
if (m == n)
cout<<m<<” sama dengan “<<n<<endl;
else if(m != n)
cout<<m<<” tidak sama dengan “<<n<<endl;
else if(m > n)
cout<<m<<” lebih besar dari “<<n<<endl;
else if(m < n)
cout<<m<<” lebih kecil dari “<<n<<endl;

}

berikut adalah outputnya :

lat 2 pert 3

3). pertemuan 3 latihan 3

-berikut adalah script soal pertama :

latihan 3 pert3.png

dari soal diatas bila di running ada kesalahan pada fungsi “iostream” karna tidak sesuai dengan perintah “printf” maka dari itu ganti dengan fungsi “cstdio”

berikut adalah script yg benarnya :

#include <cstdio>
using namespace std;
int main()
{
int a = 10, b = 5;
printf(“Nilai A = %d”, a);
printf(“\nNilai ++A = %d”, ++a);
printf(“\nNilai A = %d”, a);
printf(“\nNilai B = %d”, b);
printf(“\nNilai –B = %d”, –b);
printf(“\nNilai B = %d”, b);
return 0;
}

 

dan berikut ouputnya :

3a.png

 

-soal kedua :

latihan 3.b pert 3.png

sama seperti di soal pertama bila di running ada kesalahan pada fungsi “iostream” karna tidak sesuai dengan perintah “printf” maka dari itu ganti dengan fungsi “cstdio” dan kesalahan kedua ada pada fungsi “clrscr” maka dari itu kita hapus saja .

berikut script yg benernya :

#include <cstdio>
using namespace std;
int main()
{
int a = 10, b = 5;

printf(“Nilai A = %d”, a);
printf(“\nNilai A++ = %d”, a++);
printf(“\nNilai A = %d”, a);
printf(“\nNilai B = %d”, b);
printf(“\nNilai B– = %d”, b–);
printf(“\nNilai B = %d”, b);
return 0;
}

berikut adalah outputnya :

3b.png

4). pertemuan 3 latihan 4

berikut adalah scriptnya :

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a, b, c, d, e, f, x, y;
cout<<“Masukan Nilai X = “; cin>>x;
cout<<“Masukan Nilai Y = “; cin>>y;
a = x == y; b = x != y; c = x > y;
d = x < y;
e = x >= y;
f = x <= y;
cout<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” == “<<y<<” = “<<a<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” != “<<y<<” = “<<b<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” > “<<y<<” = “<<c<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” < “<<y<<” = “<<d<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” >= “<<y<<” = “<<e<<endl;
cout<<“Hasil dari “<<x<<” <= “<<y<<” = “<<f<<endl;
return 0;
}

dan ini outputnya :

4.png

5).Pertemuan 3 latihan 5

contoh sricpt soal :

cnth 5.png

perintah diatas bila kita running ada kesalahan yaitu kesalahan pertama ada pada  “iostream” ganti dengan perintah “cstdio” dan kesalahan kedua ada pada tanda “}”  karena tanda tersebut seharusnya di taro di akhir script maka dri itu hapus tanda tersebut yg berada di tengah-tengah script tersebut.

berikut script yg benernya :

#include <cstdio>
using namespace std;
int main()
{int a = 21;
printf(“\n Nilai a = %d”,a);
printf(“\n Nilai a++ = %d”,a++);
printf(“\n Nilai ++a = %d”,++a);
printf(“\n Nilai –a = %d”,–a);
printf(“\n Nilai a = %d”,a);
a+=3;

printf(“\n Nilai a = %d”,a);
printf(“\n Nilai ++a = %d”,++a);
printf(“\n Nilai a++ = %d”,a++);
printf(“\n Nilai –a = %d”,–a);
printf(“\n Nilai a– = %d”,a–);
return 0;
}

dan ini outputnya :

6output 5.png

6). pertemuan 3 latihan 6

berikut scriptnya :

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a = 25;
cout<<endl<<“Nilai a = “<<a;
cout<<endl<<“Nilai a++ = “<<a++;
cout<<endl<<“Nilai ++a = “<<++a;
cout<<endl<<“Nilai a– = “<<a–;
cout<<endl<<“Nilai a = “<<a;
a*=2;
cout<<endl<<“Nilai a = “<<a;
cout<<endl<<“Nilai ++a = “<<++a;
cout<<endl<<“Nilai a++ = “<<a++;
cout<<endl<<“Nilai –a = “<<–a;
cout<<endl<<“Nilai a– = “<<a–;
return 0;
}

dan ini outputnya :

6.png

 

ya itu saja yang bisa saya sharing ke kalian see you next time guys 🙂

Tugas membuat flowchart dan program code blocks

1).buatlah program sesuai dengan flowchat berikut :

Capture.PNG

berikut souce codenya :

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
int a, b;
int c;
cout << “a \t : “;
cin>>a;
cout << “b \t :”;
cin>>b;
c = a+b;
cout <<“hasil dari a+b adalah “<<c<<endl;

 

return 0;
}

dan berikut hasil outputnya :

t 2

2).Buatlah Flowchart dan Program untuk menghitung nilai akhir seorang siswa dari kursus yang diikutinya, ketentuannya adalah:
Input:
Nama Siswa, Nilai Keaktifan, Nilai Tugas dan Nilai Ujian.
Proses :
untuk mendapatkan nilai murni dari masing-masing nilai, adalah:
Nilai Murni Keaktifan = Nilai Keaktifaan dikalikan dengan 20%.
Nilai Murni Tugas = Nilai Tugas dikalikan dengan 30%
Nilai Murni Ujian = Nilai Ujian dikalikan dengan 50%
Nilai Akhir adalah Nilai Murni Keaktifan + Nilai Murni Tugas + Nilai Murni Ujian

flowchartnya :

Screenshot (18)

Layar Masukkan
PROGRAM HITUNG NILAI AKHIR
Nama Siswa : … < diinput >
Nilai Keaktifan : … < diinput >
Nilai Tugas : … < diinput >
Nilai Ujian : … < diinput >
Layar Keluaran
Siswa yang bernama ……
Dengan Nilai Persentasi Yang dihasilkan.
Nilai Keaktifan * 20% : … < hasil proses >
Nilai Tugas * 30% : … < hasil proses >
Nilai Ujian * 50% : … < hasil proses >
Jadi Siswa yang bernama <hasil proses> memperoleh nilai akhir sebesar …
<hasil proses>

berikut source codenya :

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
string NamaSiswa;
int NKeaktifan,NTugas,NUjian;
int NAkhir,NMurniKeaktifan,NMurniTugas,NMurniUjian;
cout << “PROGRAM HITUNG NILAI AKHIR”<<endl;
cout<<“NamaSiswa \t :”;
cin>>NamaSiswa;
cout<<“NilaiKeaktifan \t :”;
cin>>NKeaktifan;
cout<<“NilaiTugas \t :”;
cin>>NTugas;
cout<<“NilaiUjian \t :”;
cin>>NUjian;
cout<<endl;

cout<<“Siswa yang bernama “<<NamaSiswa<<endl;
cout<<“Dengan Nilai Presentasi Yang Dihasilkan “<<endl;

NMurniKeaktifan = NKeaktifan*0.2;
NMurniTugas = NTugas*0.3;
NMurniUjian = NUjian*0.5;
NAkhir = NMurniKeaktifan*NMurniTugas*NMurniUjian;

cout<<“Nilai Keaktifan \t*20% \t :”<<NMurniKeaktifan<<endl;
cout<<“Nilai Tugas \t*30% \t :”<<NMurniTugas<<endl;
cout<<“Nilai Ujian \t*50% \t :”<<NMurniUjian<<endl;

cout<<“Jadi Siswa Yang Bernama ” <<NamaSiswa;
cout<<“Memperoleh Nilai Akhir Sebesar” <<NAkhir;
cout<<endl;

return 0;
}

dan berikut hasil outputnya :

2.png

sejarah bahasa pemrograman C dan informasi sekilas tentang aplikasi code blocks

Sejarah Bahasa C

  Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang sangat populer pada saat ini, bahasa pemrograman diawali oleh terbentuknya bahasa assembly yang dikembangkan oleh IBM pada tahun 1956-1963. Bahasa ini termasuk kedalam kategori bahasa pemrograman tingkat rendah , di tahun 1957, sebuah tim yang dipimpin oleh John W. Backus, sukses mengembangkan sebuah bahasa pemrograman baru yang lebih diarahkan untuk proses analisa numerik.

Bahasa pemrograman tersebut dinamai dengan bahasa pemrograman FORTRAN .Satu tahun kemudian, yaitu tahun 1958, para ilmuwan komputer dan teknologi dari Eropa dan Amerika yang tergabung  dalam sebuah komite menciptakan bahasa pemrograman baru yang lebih bersifat struktural dan dinamakan dengan bahasa ALGOL (Algorithmic Language). selanjutnya pada tahun 1964, IBM kembali menperkenalkan bahasa pemrograman baru dengan nama PL/I (Programing Language 1) yang lebih ditujukan untuk keperluan bisnis dan penelitian.

lima tahun kemudian yaitu pada Tahun 1969 laboratorium Bell ATdanT di Murray, New Jersey mempergunakan bahasa assembly untuk mengembangkan sistem operasi Unix yang bertujuan untuk membuat program antarmuka yang bersifat programmer friendly. Setelah Unix berjalan, muncul lah bahasa pemrograman baru yang ditulis oleh Martin Richards dengan nama bahasa BCPL (Basic Combined Programming Language).

Lalu pada tahun 1970, seorang pengembang sistem dari laboratorium tersebut yang bernama Ken Thompson membuat bahasa B yang akan digunakan untuk menulis ulang sistem operasi Unix. Nama “B” ini diambil dari huruf pertama dalam kata BCPL.

Karena alasan bahwa bahasa B masih banyak kekurangan, maka dari itu di tahun 1971 seorang pengembang sitem bernama Dennis Ritchie, yang juga bekerja sama di laboratorium , menciptakan bahasa baru dengan nama C yang bertujuan untuk menulis ulang dan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada sistem operasi Unix sebelumnya. Menurut informasi yang ada, nama “C” ini juga diambil dari huruf kedua dalam kata BCPL.

Sejak itu bahasa C terus digunakan untuk menjalankan sistem operasi Unix, sampai akhirnya pada tahun 90-an bahasa C ini digunakan untuk mengembangkan sistem operasi Windows dan sekarang ini digunakan untuk mengembangkan sistem operasi Linux.

Selain untuk menulis program , di kalangan industri hiburan, Bahasa C juga banyak dipergunakan dalam mengembangkan perangkat lunak untuk bermain. Hal inilah yang mempengaruhi bahasa C menjadi bahasa yang sangat populer di kalangan industri perangkat lunak.

 

code Blocks
Code::Blocks adalah suatu aplikasi gratis yg dapat di download di internet dan aplikasi ini dapat menjalankan program bahasa C
berikut tampilan yg ada pada Code blocks :
tampilan code blocks
dan dibawah ini adalah output dari script yang telah saya jalankan :
output
berikut dibawah ini adalah script yang telah saya buat :

/* parameter fungsi */

#include <stdio.h>

/* definisi fungsi terbesar */
void terbesar(int a, int b){ /* a, b parameter formal */
if(a > b)
printf(“Bilangan terbesar adalah %d”, a);
else
printf(“Bilangan terbesar adalah %d”, b);
}

/* fungsi utama */
int main(){
int A, B, hasil;
puts(“Assalamualaikum”);
puts(“nama saya Raden Bayu Nur Azhar”);
puts(“Dari Kelas SI 17A”);
puts(“di perguruan Tinggi STMIK Bina Insani”);
puts(“saya akan mencari bilangan terbesar”);
puts(“Masukkan 2 bilangan bulat”);
printf(“Bilangan pertama: “);
scanf(“%d”, &A);
printf(“Bilangan kedua: “);
scanf(“%d”, &B);

/* pemanggilan fungsi terbesar */
terbesar(A, B); /* A, B paramater aktual */

return 0;
}

 

 

 

Sistem informasi akuntansi

Definisi Sistem informasi akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sistem informasi berbasis komputerisasi yang mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.

Tujuan Sistem informasi akuntansi

—Mengolah dan menyimpan data seluruh transaksi keuangan.

—Memproses data keuangan menjadi informasi dalam pengambilan keputusan manajemen mengenai perencanaan dan pengendalian usaha.

—Pengawasan terhadap seluruh aktifitas keuangan perusahaan.

—Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan.

—Penyajian data keuangan yang sistematis dan akurat dalam periode akuntansi yang tepat.

Pengguna Sistem informasi akuntansi

Terbagi menjadi dua,yaitu pengguna internal dan eksternal

Pengguna Internal :

—Pemilik perusahaan

—Manajemen

—Karyawan

Pengguna Eksternal :

—Kreditor

—Investor

—Pemerintah

—Konsumen

—Lembaga keuangan

—Otoritas pajak

—

Contoh kasus :

PT Karya Bahana Berlian berdiri tahun 1991. Mereka berkomitmen menjadi perusahaan desain dan manufaktur tempat duduk mobil satu-satunya di Indonesia. Dengan jumlah  pegawai 329 orang dan dipimpin Presiden Direktur. Perusahaan ini memproduksi beberapa  produk otomotif seat seperti seat assembly, seat cover, PU foam (cold cure), dan leather trim cover. Saat ini PT Karya Bahana Berlian telah memiliki tiga jaringan perusahaan yaitu PT

Krama Yudha Tiga Berlian Motors, PT Honda Prospect Motors, dan PT KIA Indonesia Motors.

Arus Transaksi Perusahaan

Pelanggan memesan (order) barang melalui sistem apliksai order penjualan. Order dapat dibuat oleh pelanggan itu sendiri atau melalui tenaga penjual. Order dapat tertulis maupun melalui telepon. Sistem order penjualan mengubah order ke dalam data yang penting untuk mendukung pemrosesan lanjutan terhadap order oleh sistem aplikasi yang lainnya. Aplikasi order penjualan seringkali mengirimkan formulir pemberitahuan kepada pelanggan untuk memberitahukan bahwa order telah diterima dan sedang diproses. Aplikasi order penjualan mengirimkan memo penagihan ke sistem aplikasi penagihan. Memo ini menyajikan data yang diperlukan untuk menyiapkan faktur pelanggan untuk barang yang telah dipesan. Sistem aplikasi penagihan mengirimkan faktur (tagihan) kepada pelanggan untuk pembayaran. Kemudian bagian penagihan mengirimkan nota faktur kepada sistem aplikasi piutang dagang.

Setelah barang dikirimkan kepada pelanggan, bagian pengiriman memberikan rangkapan order pengiriman kepada sistem penagihan untuk mendokumentasikan pengiriman dan untuk memungkinkan dilakukan proses penagihan. Barang-barang yang dikirim kepada pelanggan dikirimkan dari gudang ke fungsi pengiriman. Barang jadi dikirimkan dari sistem produksi ke gudang untuk penyimpanan, kemudian barang diserahkan atau dikirimkan kepada pelanggan. Aplikasi penjadwalan produksi mengirim jadwal produksi ke sistem produksi. Jadwal ini mengesahkan dan mengendalikan sisem produksi. Laporan posisi produksi dikirimkan ke sistem penjadwalan produksi sehingga jadwal produksi dapat ditelaah dan direvisi. Sistem  produksi mengirimkan permohonan pembelian kepada aplikasi pembelian. Bahan mentah harus di-order intuk diproduksi. Sistem aplikasi pembelian bertanggungjawab untuk membuat order kepada pemasok/penjual.

Bagian produksi mengirimkan laporan tenaga kerja ke sistem  penggajian untuk pembayaran upah dan akumulasi biaya produksi. Bagian pembelian mengirimkan nota penerimaan kepada aplikasi penerimaan. Dokumen ini meng-otorisasi fungsi penerimaan untuk menyetujui penerimaan dari pemasok. Pembelian mengirim order  pembelian kepada pemasok untuk memesan barang. Nota pembelian dikirimkan ke sistem aplikasi hutang dagang untuk memulai proses pembayaran. Barang dagangan diterima dari pemasok. Lalu pemasok mengirimkan faktur kepada  perusahaan untuk pembayaran. Faktur ini harus disetujui oleh sistem aplikasi hutang dagang. Bagian penerimaan memberitahukan bagian hutang dagang bahwa barang yang dipesan telah diterima. Bagian hutang dagang meng-otorisasi pembayaran kepada pemasok. Nota  pembayaran dikirimkan ke sistem aplikasi untuk diproses.

Bagian piutang dagang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan database pelanggan dan harus memperbaruinya untuk merefleksikan adanya transaksi ini. Secara periodik sistem aplikasi piutang dagang mengirimkan laporan kepada pelanggan yang merincikan total  jumlah hutang setiap pelanggan kepada perusahaan. Sistem aplikasi order penjualan mengirimkan order pengiriman ke gudang. Dokumen ini merincikan pengiriman pemesanan yang dilakukan pelanggan, termasuk waktu dan kemana barang harus dikirimkan. Order  pelanggan mensyaratkan bahwa order produksi harus dikirimkan ke bagian produksi jika  barang yang di order adalah biasa, tidak terdapat dalam persediaan, atau jika barang yang dipesan tidak terdapat dalam persediaan.

Karyawan-karyawan menerima pembayaran cek dan dokumen lainnya dari sistem  penggajian. Nota pembayaran karyawan dikirim ke sistem aplikasi akuntansi untuk diproses.   Para pelanggan mengirimkan penbayaran melalui rekening mereka kepada perusahaan. Bukti  penerimaan kas diproses oleh sistem aplikasi akuntansi. Barang yang dibeli dikirimkan dari  bagian penerimaan ke gudang untuk disimpan.

Link website : http://www.academia.edu/8561362/CONTOH_SISTEM_INFORMASI_AKUNTANSI_PADA_PERUSAHAAN

Referensi :

—https://www.kembar.pro/2015/11/pengertian-dan-fungsi-utama-sistem-informasi-akuntansi.html

—http://rocketmanajemen.com/pemakai-informasi-akuntansi/

—Pertemuan ke -4

—