Belajar Pointer dan Macro

Definisi Pointer

Pointer adalah sebuah variable yang berisi alamat dari variable lain. Suatu pointer dimaksudkan untuk menunjukan ke suatu alamat dari suatu variable dapat diketahui dengan mudah.

Operator pointer

Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh C++ :

1.Operator Dereference(&)

2.Operator Reference(*)

Operator Dereference

Operator ini biasa disebut dengan “address of” atau operator alamat. Dengan menggunakan operator dereference ini ,suatu variable akan menghasilkan alamat lokasi memory.

gampang.png

Latihan Operator dereference

Source codenya :

//—————-//

//Penggunaan Pointer Dereference//

//—————-//

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

using namespace std;

main()

{

int ilham, amir,*raka;

ilham = 75;

amir = ilham;

raka = &ilham;

cout<<” Nilai ilham = ” <<ilham<<endl;

cout<<” Nilai amir = ” <<amir<<endl;

cout<<” Nilai raka = ” <<raka<<endl;

getch();

}

outputnya :

dereference.png

Operator Reference

Operator ini biasa disebut dengan “value pointed by”. Dengan menggunakan operator reference ini,menghasilkan nilai yang berada pada suatu alamat memory.

variab.png

Latihan operator reference

Source codenya :

//—————-//

//Penggunaan Pointer reference//

//—————-//

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

using namespace std;

main()

{

int ilham, *raka,rafli;

ilham = 75;

raka = &ilham;

rafli = *raka;

cout<<” Nilai ilham = ” <<ilham<<endl;

cout<<” Nilai raka = ” <<raka<<endl;

cout<<” Nilai rafli = ” <<rafli<<endl;

getch();

}

outputnya :

refere.png

Definisi Macro

Preprocessor directive atau macro adalah suatu perintah yang termasuk kedalam program ,tetapi bukanlah instruksi dari program itu sendiri,tetapi untuk preprocessor.

Berikut beberapa penggunaan macro :

-Define

-if dan end if

Latihan Define

Source codenya :

/*—————-*/

/*Program Penggunaan #define1*/

/*—————-*/

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

#include <iostream>

#define Pl 3.141592

#define L(n)Pl*n*n

using namespace std;

main()

{

(“cls”);

cout<<“Luas Lingkaran dengan : “<<endl;

cout<<“Jari-jari = 5 adalah “<<L(5)<<endl;

cout<<“Jari-jari = 10 adalah “<<L(10)<<endl;

getche();

}

outputnya :

define.png

Latihan if dan end if

Source codenya :

/******************

Penggunaan #if – #endif

******************/

#include <conio.h>

#include <stdio.h>

#define N 4

 

using namespace std;

 

main()

{

#if N > 0

printf(“lebih besar dari nol”);

#endif // N

getch();

}

outputnya :

iyain.png

Pembuatan File Header

File header adalah suatu file dengan akhiran (.h),file ini sebenernya berisikan deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Selain file-file header standart yang disediakan oleh C++ ,kita dapat juga membuat file header sendiri,dengan cara yang sama  seperti membuat file editor. Yang harus diperhatikan pada saat menyimpan file header yang telah dibuat harus digunakan akhiran (.h).

 

sekian ilmu yang saya tahu,terima kasih:-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s